Home » Agama » Mengenal Macam-Macam Air Menurut Kitab Fathul Qorib

Terjemahan dan Keterangan Ringkas Bab Thaharah (bersuci)

Assalamualaikum wr. wb. terima kasih sebelumnya buat para masbro dan mbakro yang telah mampir ke blog saya yang sederhana
ini, sebelum pata masbro dan mbakbro membaca postingan saya ini, ada beberapa hal yang harus antum ketahui. bhawa di akhir
zaman seperti saat ini banyak orang yang lalai terhadap hal-hal penting yang di anggap sepele.

Salah satunya adalah tentang masalah bersuci. para sobat yang dimuliakan Allah, ketahuilah suci tidaknya pakaian dan tempat
kita beribadah adalah hal yang sangat penting karena itu adalah salah satu kunci diterima atau tidaknya ibadah kita oleh
Allah.

Kalo tidak salah guru ane pernah bilang pada ane waktu ngaji kitab dipondok, beliau pernah berkata bahwa kelak di akhirat
banyak orang islam masuk kedalam neraka hanya karena masalah najis. maka dari itu masbro dan mbakro mari kita sama-sama
belajar kalo tidak ingin menjadi penghuni neraka kelak. naudzubillahi min dzalik.

Langkah awal untuk mengetahui hukum-hukum najis, maka alangkah lebih baiknya kita mulai dari masalah air terlebih dahulu,
mari kita simak artikel saya dibawah ini…!!!!

Air tidak bisa lepas dari kehidupan mahluk hidup dibumi ini, air merupakan sumber kehidupan bagi mahluk hidup yang Allah
S.W.T. ciptakan. baik itu manusia ataupun mahluk-mahluk yang lain. fungsi air selain sebagai sumber kehidupan juga bisa
sebagai alat untuk mendi dan mencuci.

Dalam ilmu fiqih itu lebih dikenal dengan istilah (thaharah) atau bisa di artikan sebagai alat yang bisa mensucikan. dan kali
ini saya akan mencoba berbagi ilmu yang saya dapatkan ketika saya nyantri disalah satu pondok pesantren di Madura Jawa Timur.

Macam-macam air :

Air PutihDi dalam kitab fathul qoribul mujib atau biasanya para santri lebih mengenalnya sebagai kitab taqrib disebutkan bahwa secara
garis besar air yang bisa dipakai untuk mensucikan itu ada delapan macam.

1. air hujan (sama’)
2. air laut (bahrun)
4. air sungai (nahrun)
5. air sumur (bi’ri)
6. sumber mata air (‘ainih)
7. air es (tsaljih)
8. dan yang terakhir adalah air embun (barodi)

Dari delapan macam air di atas, itu semua masih dibagi menjadi beberapa kategori:

- Pertama adalah air mutlak, divinisi dari air mutlak adalah air yang suci dan bisa mensucikan pada hal lain yang terkena
najis dan tidak makruh dalam menggunakan air tersebut. contohnya adalah air yang saya sebutkan di ata, air hujan dll.

- Kedua adalah air musyammas, yang dinamakan air musyammas adalah air suci dan mensucikan namun makruh hukumnya menggunakan
air ini. dalam bahasa indonesia kata musyammas itu mempunyai arti “air suci dalam wadah yang dipanaskan ke matahari”

- Ketiga adalah air mustakmal, yang dinamakan air mustakmal adalah air suci namun tidak bisa mensucikan pada hal lain. dan
air yang sudah berubah warna, zat dan rasanya. contohnya dari air mustakmal adalah air yang sudah dipakai untuk menghilangkan
hadats (Wudlu’ mandi dll).

- Terkhir adalah air najis, yang dimaksud dengan air najis adalah air yang ada unsur najis didalamnya dan air tersebut tidak
sampai dua kullah. dua kullah ini apabila wadahnya di ukur secara persegi (bak mandi) ialah 60 cm persegi. apabila wadahnya
bundar maka dalamnya harus 96 cm dan lebarnya harus 48 cm.

Untuk sementara itu saja ilmu yang ane bagikan kepada masbro dan mbakro sementara ini, Insya Allah akan bersambung kepembahasan selanjutnya (kitab fathul qorib) doakan semoga masih ada umur dan kesempatan untuk belajar dan mengetik artikel selanjutnya. dan semoga bermanfaat ya…. :) Wallahu a’lam bissoghab….

Incoming search terms:

    terjemah kitab fathul qorib bab thoharoh,bab khufain fathul qorib,Bab mashul khufain dalam kitab taqrib lenkap,Bab thoharoh kitab fathul qorib,kitab fathul korib,TERJEMAH KITAB BAB muamalat sYARIah pdf

Related Posts :

Comments

comments

Belum ada Komentar taretan, yuk kasih komen kalian.... No rasis, No anarkis!

More in Agama (3 of 4 articles)