Hiperhidrosis (Hyperhidrosis)
Posted on 29. Jan, 2012 by Moh Syafiruddin in Kesehatan
Setiap hari tubuh kita aktif beraktifitas, mulai dari berolahraga, ngantor, shoping dan lain sebagainya. Dari berbagai aktifitas yang kita lakukan setiap hari membuat tubuh kita berkeringat. Berberingat merupakan hal yang sangat penting bagi tubuh kita agar bagian internal tubuh tetap terjaga. Sayangnya, meskipun tubuh kita sangat memerlukan untuk berkeringat, namun bila keringat itu ternyata berlebihan maka akan menjadi satu hal yang tidak normal. Ketidak normalan ini disebut dengan istilah hiperhidrosis atau kelebihan keringat. Beberapa orang yang mengalami konsdisi ini biasanya akan keluar keringat berlebih pada organ tertentu sperti ketiak dan telapak tangan.
Hiperhidrosis diidentifikasi oleh terjadinya tangan berkeringat, ketiak dan kaki. Orang yang mengalami kondisi ini biasanya akan menghasilkan keringat yang begitu banyak sehingga bisa membasahi pakaiannya. Orang memiliki kulit lembab dan dingin yang dapat meneteskan keringat. Hal ini terjadi cukup sering dengan pasien hyperhydrosis dengan tanpa sebab yang jelas.
Dalam kasus yang terjadi, adanya keringat yang berlebih sering disertai adanya nyeri dada atau perut, ini dapat mengindikasikan masalah berat seperti serangan jantung dan dengan demikian, perhatian medis yang tepat perlu diberikan.
Keringat yang mengalir diseluruh tubuh dikontrol oleh sistem saraf simpatik. Pada dasarnya sistem saraf simpatik akan terangsang kuat untuk mengontrol keringat ialah pada saat kita aktiv berolah raga atau melakukan aktifitas berat lainnya. Walaupun pada sebagian kasus yang terjadi tidak dapat diidentifikasi apa penyebab terjadinya hiperhidrosis, akan tetapi sangat diyakini bahwa yang menyebabkan hiperhidrosis adalah adanya overactivity atau atau aktivitas berlebih dari sistem saraf simpatik tersebut.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk pengobatan hiperhidrosis ini. Diantaranya adalah:
- Obat topikal. Hal ini termasuk memberikan resep antiperspirant.
- Obat-obatan oral. Hal ini termasuk obat-obatan yang menghambat impuls saraf ke kelenjar keringat, menghambat berkeringat atau mengurangi produksi keringat.
- Botox(onabotulinumtoxinA). Hal ini dilakukan untuk menghentikan saraf yang memicu kelenjar keringat.
- Operasi (Pembedahan) Operasi umumnya dicadangkan untuk kasus hiperhidrosis yang parah di mana pengobatan lain tidak berhasil menyembuhkan penyakit ini.
(disarikan dari berbagai sumber. Gambar:health.howstuffworks.com)


