Emfisema
Posted on 18. Jan, 2012 by Moh Syafiruddin in Kesehatan
Emfisema adalah penyakit paru-paru yang membuat seseorang kesulitan untuk bernapas. Emfisema adalah jenis penyakit paru obstruktif kronik yang melibatkan kerusakan pada kantung udara (alveoli) di paru-paru. Sehingga tubuh penderita tidak mendapatkan oksigen yang diperlukan. Emfisema terjadi ketika alveoli di dalam paru-paru secara bertahap mengalami kerusakan dan membuat penderita akan semakin sulit dalam napas. Penderita mengalami batuk kronis dan sesak napas.
Penyebab paling umum adalah merokok. Jika Anda merokok, berhenti dapat membantu mencegah Anda dari mendapatkan penyakit ini. Jika Anda sudah memiliki emfisema, tidak merokok merupakan hal yang sangat baik agar kondisi tidak semakin memburuk. Pengobatan didasarkan pada apakah gejala ringan, sedang atau berat. Perawatan termasuk inhaler, oksigen, obat-obatan dan kadang-kadang operasi untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi.
Penderita bisa saja telah memiliki penyakit emfisema selama bertahun-tahun tanpa adanya tanda-tanda atau gejala. Gejala utama dari emfisema adalah sesak napas, yang biasanya dimulai secara bertahap. Anda dapat mulai menghindari kegiatan yang menyebabkan Anda menjadi sesak napas, sehingga gejala tidak menjadi masalah sehingga dapat mengganggu tugas-tugas harian. Selain sesak nafas, gejala emfisema yang dapat timbul antara lain yaitu, Sesak napas, Mengi, Sesak dada, Mengurangi kapasitas untuk kegiatan fisik, Batuk kronis, Kehilangan nafsu makan dan berat, Kelelahan
Jika seseorang telah memiliki penyakit emfisema, Pengobatan yang dapat diambil untuk menghentikan perkembangan dan untuk melindungi diri dari komplikasi:
- Berhenti merokok. Berhenti merokok merupakan paling penting yang dapat diambil untuk kesehatan penderita secara keseluruhan untuk menghentikan perkembangan emfisema. Jika perlu, Bergabunglah dengan program berhenti merokok agar anda benar benar bisa menghentikan kebiasan mengkonsumsi rokok.
- Hindari iritasi pernapasan termasuk asap dari knalpot cat dan mobil, beberapa bau masakan, parfum tertentu, bahkan membakar lilin dan kemenyanpun juga perlu dihindari.
- Berolahraga secara teratur. Penderita bisa mengurangi penyakit emfisema dengan cara berolah raga secara teratur, dengan melakukan hal ini penderita dapat meningkatkan kapasitas paru paru yang tentunya akan membuat pernafasan lebih lega.
- Melindungi diri dari udara dingin. Udara dingin dapat menyebabkan kejang pada saluran bronkial yang membuat lebih sulit untuk bernapas. (diambil dari berbagai sumber)


