Emfisema adalah penyakit paru-paru yang membuat seseorang kesulitan untuk bernapas. Emfisema adalah jenis penyakit paru obstruktif kronik yang melibatkan kerusakan pada kantung udara (alveoli) di paru-paru. Sehingga tubuh penderita tidak mendapatkan oksigen yang diperlukan. Emfisema terjadi ketika alveoli di dalam paru-paru secara bertahap mengalami kerusakan dan membuat penderita akan semakin sulit dalam napas. Penderita mengalami batuk kronis dan sesak napas.
Penyebab paling umum adalah merokok. Jika Anda merokok, berhenti dapat membantu mencegah Anda dari mendapatkan penyakit ini. Jika Anda sudah memiliki emfisema, tidak merokok merupakan hal yang sangat baik agar kondisi tidak semakin memburuk. Pengobatan didasarkan pada apakah gejala ringan, sedang atau berat. Perawatan termasuk inhaler, oksigen, obat-obatan dan kadang-kadang operasi untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi.
Penderita bisa saja telah memiliki penyakit emfisema selama bertahun-tahun tanpa adanya tanda-tanda atau gejala. Gejala utama dari emfisema adalah sesak napas, yang biasanya dimulai secara bertahap. Anda dapat mulai menghindari kegiatan yang menyebabkan Anda menjadi sesak napas, sehingga gejala tidak menjadi masalah sehingga dapat mengganggu tugas-tugas harian. Selain sesak nafas, gejala emfisema yang dapat timbul antara lain yaitu, Sesak napas, Mengi, Sesak dada, Mengurangi kapasitas untuk kegiatan fisik, Batuk kronis, Kehilangan nafsu makan dan berat, Kelelahan
Jika seseorang telah memiliki penyakit emfisema, Pengobatan yang dapat diambil untuk menghentikan perkembangan dan untuk melindungi diri dari komplikasi:
- Berhenti merokok. Berhenti merokok merupakan paling penting yang dapat diambil untuk kesehatan penderita secara keseluruhan untuk menghentikan perkembangan emfisema. Jika perlu, Bergabunglah dengan program berhenti merokok agar anda benar benar bisa menghentikan kebiasan mengkonsumsi rokok.
- Hindari iritasi pernapasan termasuk asap dari knalpot cat dan mobil, beberapa bau masakan, parfum tertentu, bahkan membakar lilin dan kemenyanpun juga perlu dihindari.
- Berolahraga secara teratur. Penderita bisa mengurangi penyakit emfisema dengan cara berolah raga secara teratur, dengan melakukan hal ini penderita dapat meningkatkan kapasitas paru paru yang tentunya akan membuat pernafasan lebih lega.
- Melindungi diri dari udara dingin. Udara dingin dapat menyebabkan kejang pada saluran bronkial yang membuat lebih sulit untuk bernapas. (diambil dari berbagai sumber)
Artikel Terkait:
Merokok dapat menyebabkan kanker paru-paru karena ada zat di dalam tembakau yang diketahui dapat menyebabkan kanker. Zat-zat ini dikenal sebagai ...
Kanker paru-paru merupakan kanker yang tumbuh di paru-paru. Lebih dari 220.000 orang Amerika didiagnosis mengidap kanker paru-paru dalam setiap ...
Semakin dini gejala kanker diketahui, semakin mudah penderita untuk dirawat dan semakin besar kemungkinan penderita akan sembuh secara total. Ol ...
Apa itu Penyakit asma?. Penyakit asma dalam bahasa inggrisnya adalah asthma yaitu sebuah penyakit yang termasuk jenis penyakit yang kronis atau me ...
Organ jantung memiliki fungsi utama adalah sebagai pemompa darah ke seluruh tubuh. Darah akan terus mengalir ke seluruh tubuh apa bila jantung kit ...
Kardiomiopati adalah penyakit yang melemahkan jantung dan otot jantung menebal atau kaku. Ada tiga jenis utama dari kardiomiopati, Pertama Kardiom ...
Pernahkah anda merasakan kesulitan atau tidak dapat tidur?? jika ya, berarti anda munkin telah terkena penyakit yang disebut insomnia. Insomnia ...
Laringitis atau radang tenggorokan adalah peradangan kotak suara (laring) yang disebabkan oleh infeksi atau iritasi. Di dalam laring terdapat pi ...
Tubuh Anda memiliki 206 tulang. Tulang-tulang ini melayani berbagai fungsi yang berbeda. Pertama, tulang Anda menyediakan struktur untuk tubuh A ...
Mendeteksi adanya penyakit jantung sejak dini merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup anda. Ada yang mengatakan bahwa awal ...