Air merupakan komponen kimia yang ada dalam tubuh kita, kita memiliki kandungan Arir sebanyak 60-70% dari total berat badan anda. Air memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kita, sebagai contoh, beberapa diantaranya adalah air berfungsi mengeluarkan zat racun dari tubuh anda, membawa nutrisi ke sel-sel Anda dan menyediakan kondisi yang lembab untuk jaringan telinga, hidung dan tenggorokan. Kekurangan air bisa membuat kita mengalami dehidrasi dan dehidrasi dapat menyebabkan anda kehabisan energi dan cepat lelah.
Oleh karena air memliki banyak manfaat, lalu seberapa banyakkah air yang harus anda konsumsi dalam sehari?. Tidak ada rumus yang baku untuk hal ini, akan tetapi kebutuhan anda akan air itu tergantung dengan dengan berbagai faktor, termasuk diantaranya faktor kesehatan, lingkungan, dan seberapa aktif anda dalam keseharian anda. Setiap hari Anda kehilangan air melalui keringat, urin, napas, dan pergerakan usus. Agar tubuh anda tetap berfungsi dengan baik, Anda harus mengisi persediaan air dengan mengonsumsi air secukupnya.
Seperti dilansir oleh Mayoclinic, bahwa pria dewasa sebaiknya mengkonsumsi air sebanyak 3 liter atau 13 gelar air dalam sehari. Sedangkan wanita dewasa sebaiknya mengkonsumsi ari sebanyak 2.2 liter atau 9 gelas. Ukuran ini akan cukup bila anda tidak berolah raga atau beraktifitas berat. Jika anda olah ragawan atau pekerja keras maka anda memerlukan konsumsi tambahan yaitu sekitar 400 sampai 600 mililiter.
Selain itu, iklim yang Panas atau cuaca lembab dapat membuat Anda berkeringat dan membutuhkan asupan tambahan cairan. Udara dalam ruangan yang panas juga dapat menyebabkan kulit Anda kehilangan kelembaban. Ketinggian lebih dari 8.200 kaki (2.500 meter) dapat memicu peningkatan urinasi dan bernafas menjadi lebih cepat, sehingga lebih banyak cairan.
Bila Anda memiliki demam, muntah atau diare, tubuh Anda akan kehilangan cairan . Dalam kasus ini, Anda harus minum air lebih banyak. Dalam beberapa kasus, dokter anda dapat merekomendasikan solusi rehidrasi oral, seperti Gatorade, Powerade atau CeraLyte. Selain itu, anda mungkin juga perlu asupan cairan tambahan jika Anda dalam proses penyembuhan penyakit tertentu, termasuk infeksi kandung kemih atau Kencing batu. Di sisi lain, beberapa kondisi seperti gagal jantung dan beberapa tipe penyakit ginjal, hati atau penyakit adrenal dapat mengganggu ekskresi air dan bahkan mengharuskan Anda membatasi asupan cairan.
Sumber: Mayoclinic.com
Gambar: sodahead.com


Posted in
Tags: 

mengapa setiap hari air yg minum org dewasa dengan ank kecil berbeda ukuran?