Home » Kesehatan » Vaginosis Bakteri

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention (CDC)), vaginosis  bakteri  adalah penyebab paling umum dari gejala vaginitis pada wanita usia subur. Hal yang sebelumnya disebut vaginitis nonspesifik, atau Gardnerella yang berhubungan dengan  vaginitis. Ahli kesehatan belum yakin apakah   aktivitas seksual mempunyai  peranan dalam berkembangnya vaginosis  bakteri.

Penyebab Vaginosis Bakteri

vaginosis-bakteriBeberapa sumber menyebutkan bahwa yang menyebabkan terjadinya vaginosis bakteri masih belum jelas. Namun beberapa sumber lainnya menjelaskan bahwa yang menjadi penyebab terjadinya vaginosis bakteri adalah ketidak seimbangan antara bakteri yang baik dengan bakteri jahat. Artinya dalam vagina seorang wanita yang terserang penyakit ini  lebih banyak ditemukan bakteri jahatnnya. Lactobacillus merupakan bakteri baik  yang hidup dalam vagina. Sedangkan Beberapa jenis bakteri yang paling umum dan menyebabkan vaginosis bakteri adalah seperti Gardnerella vaginalis, Bacteroides, Mobiluncus, dan Mycoplasma.

Penularan Vaginosis Bakteri

Meskipun para ahli belum yakin bahwa hubungan seksual memiliki peranan penting yang dalam terjadinya vaginosis bakteri, Namun penyakit ini bisa ditularkan dengan berhubungan seksual dengan cara  bergonta ganti pasangan.

Gejala Vaginosis Bakteri

Gejala utama jika seorang wanita terserang vaginosis bakteri adalah adanya bau yang sangat busuk yang keluar dari vagina. Bau busuk tersebut akan sangat terlihat setelah seorang wanita tersebut melakukan hubungan seksual.

Beberapa gejala vaginosis bakteri lainnya antara lain sebagai berikut:

  • Adanya cairan pada vagina, biasanya berwarna putih atau abu-abu
  • Terasa nyeri saat buang air kecil
  • Adanya gangguan gatal pada vagina

Beberapa wanita yang terserang vaginosis bakteri terkadan tidak menimbulakn gejala. Untuk memastikan apakah seorang wanita telah terserang vaginosis bakteri biasanya dilakukan dengan cara memeriksa cairan vagina di laboratorium.

Diagnosis Vaginosis Bakteri

Untuk mendiagnosa adanya penyakit vaginosis bakteri para ahli biasanya mengambil sampel cairan vagina, kemudian memeriksanya dengan mikroskop untuk mendeteksei keberadaan mikroorganisme terkait dengan vaginosis bakteri. Para ahli juga mendiagnosa dengan melihat bau amis, tidak adanya bakteri lactobalcillus dan penurunan derajat keasaman (PH) pada vagina.

Pengobatan Vaginosis Bakteri

Terkadang vaginosis Bakteri tidak memerlukan pengobatan alias sembuh dengan sendirinya. Hal ini akan terjadi apabila organisme laktobasillus kembali pada level normal dan bakteri jahat dalam vagina menurun. Akan tetapi bila vaginosis tidak sembuh dengan sendirinya, penggunaan obat obatan antibiotik biasanya diberikan pada penderita.

Komplikasi Vaginosis Bakteri

Pada kebanyakan kasus, penyakit vaginosis bakteri tidak memiliki komplikasi. Akan tetapi pada kondisi tertentu vaginosis bakteri  pada ibu hamil dapat menyebabkan bayi akan lahir prematur dan memiliki berat badan yang rendah. Selain itu vaginosis bakteri juga  meningkatkan kemungkinan terinfeksi  penyakit menular seksual seperti HIV, virus herpes simpleks, dan klamidia atau gonore. Komplikasi lainnya dari vaginosis bakteri  adalah risiko infeksi pasca operasi ginekologi.

Daftar Pustaka

http://www.niaid.nih.gov/topics/bacterialVaginosis/Pages/default.aspx

http://www.webmd.com/sexual-conditions/tc/bacterial-vaginosis-treatment-overview

http://healthlob.com/2011/06/risk-complication-bacterial-vaginosis/

Incoming search terms:

    pengertian vaginitis,gejala vaginitis,makalah vaginitis,penyebab bacterial vaginosis,pengertian vaginistis,pengertian vaginosis,arti vaginitis,penyebab bacterial infection,pengertian bakteri vaginosis,penyebab penyakit vaginosis,penularan penyakit vaginosis,tanda-tanda vaginanitis mulai sembuh,haemavilous vaginalis infection,pengobatan vagititus,penyebab vaginosis bakterial,Penyakit vaginosis,Penyebab vaginanitis,penyakit vaginesis bakterial,penyakit vaginesis,penularan vaginistis,apakah haemavilous vaginalis infection,Pengertian vasinosis,haemavilous vaginalis,haemavilous vaginal infection,arti gardnerella,гарднерелла у женщин

Related Posts :

Comments

comments

Comments are closed.

More in Kesehatan (112 of 188 articles)