Home » Pendidikan » Unsur-Unsur Novel

NovelNovel sebagai salah satu karya sastra yang terbangun oleh beberapa unsur,unsur-unsur pembangun tersebut saling berkaitan. Secara garis besar unsur-unsur Tersebut dapat dikelompokan menjadi dua bagian. Pembgian yang dimaksud adalah unsur intrinsik unsur ekstrinsik (Nurgianto.2000:23)

Unsur Intrisik

Unsur intrinsik menurut (Nurgiantoro,2000:23) adalah unsure-unsur yang membangun karya satra itu sendiri, unsure tetrsebut meliputi: Alur (Plot), tokoh dan penokohan, dan gaya bahasa.

  • Alur

Alur atau plot merupakan rangkaian pristiwa dalam novel. Alur dibedakan menjadi dua bagian,yaitu:

-Alur maju (progresif) : Yaitu alur yang apabila peritiwa bergerak secara bertahap berdasaran urutan kronologis menuju alur cerita

-Alur mundur (flsh back) : yaitu terjadi a da kaitannya dengan peristiwa yang sedang berlangsung

  • Tokoh dan penokohan

Penokohan menggambarkan karakter untuk pelaku. Pelaku dapat diketahui karakternya dari cara bertindak;cirri fisik, dan lingkungan tempat tinggal (Sumarjo,1988:64)

  • Gaya bahasa

Merupakan gaya yang dominan dalam sebuah novel (Sumarjo,1988:64)

  • Tema

Merupakan gaya yang dominan dalam sebuah novel (Sumarjo,1988:64)

  • Setting atau latar

Setting merupakan latar belakang yang membantu kejelasan jalan cerita, setting ini meliputi waktu, tempat,sosial budaya  (Sumarjo,1988:65)

Unsur Ekstrinsik

Unsur ekstrinsik adalah unsur yang berada diluar karya sastra,unsur-unsur ini mendukung adanya pencitraan yang tergambar di dalam novel,misalnya budaya,sosial,agama,dan politik

Novel Atheis

Atheis termasuk roman psikologis. Roman ini adalah salah satu karya sastrawan angkatan pujangga bana, yaitu Achdiat Karta Miharja. Diterbitkan pertama kali oleh Balai Pustaka pada tahun 1949.

Novel ‘’Atheis’’ karya Achdiat Karta Miharja merupakan salah satu novel yang mencoba keluar dari ritme kebesaran novel-novel sebelumnya. Acdiat mencoba membuka babakan baru yang tak pernah muncul sebelumnya. Novel’’Atheis’’ jenis novel yang telah keluar dari bentuk adat kebiasaan para pengarang-pengarang besar lainnya. Novel ini telah jauh dari kawin paksa, tentang adat kampung yang mengungkung kebebasan kaum muda atau yang membawa mudarat bagi masyarakat, juga tidak berbicara tentang emansipasi wanita.

Achdiat membuka pintu baru dalam novel ‘’Atheis’’ yang membicarakan tentang jiwa manusia karena pengaruh ajaran ( isme ) Di sinilah yang menjadi ciri khas Achdiat dalam novel ini. Sehingga novel’’Atheis’’ menjadi besar dalam sastra indonesia.Kebesaran novel ini terletak pada bentuk yang menggunakan teknik berbingkai. Bingkaian cerita masih berlapis, di mana tokohnya diperkenalkan lewat tokoh lain. Struktur novel’’Atheis’’ juga sangat kompleks. Hal ini tampak pada paparan para tokoh-tokohnya. Disamping itu juga, kebebasan novel ini terletak pada isinya yang membicarakan persoalan kehidupan dan kematian dengan paparan yang sangat simpatik

Achdiat juga membuka kebebasan baru pada penulisan bentuk karya-karya prosa. Ia tidak membatasi pada siapa kayanya dibasa, pada siapa karyanya dinikmati. Kebebasan dan kemerdekaan yang diberikan oleh seorang Achdiat melalui karya’’atheis’’ kini telah terkuak sekarang ini. Tokoh Hasan sebagai pelaku utama yang penuh ketidak pastian dalam hidupnya. Diri hasan yang tak pernah penuh dari sebuah bentuk jiwa manusia, kini telah menjelma menjadi sosok-sosok Hasan pola baru. Hasan yang jiwanya penuh gelombang , yang suatu saat dapat bergerak-gerak kemana arus mengalir.

Incoming search terms:

    yhs-004,unsur intrinsik novel,unsur-unsur novel,unsur-unsur instrinsik dan ekstrinsik novel menolak panggilan pulang,unsur - unsur novel,unsur intrinsik novel menurut suprapti,unsur unsur novel,unsur-unsur dalam penulisan novel

Related Posts :

Comments

comments

3 Responses to “Unsur-Unsur Novel”

  1. lanjutkan

    Reply
  2. terima kasih informasinya…

    Reply
More in Pendidikan (29 of 61 articles)